Gerombolan Si Gondrong
Gerombolan Si Gondrong
Belum lama ini SabdaSpace kedatangan gerombolan pengacau. Gerombolan pengacau ini saya namakan Gerombolan Si Gondrong. Kenapa? Karena pemimpin gerombolan ini yang paling sering posting komentar menggunakan alias Gondrong dan gambar avatar yang dia gunakan adalah gambar orang berambut gondrong. Siapakah anggota gerombolan ini? Gondrong, amara, pniel dan adrina. Kenapa mereka saya saya namakan gerombolan? Karena perilaku dan nasib mereka mirip sekali dengan Gerombolan Si Berat. Buat mereka yang tidak baca komik Donald Bebek akan saya jelaskan sedikit mengenai Gerombolan Si Berat. Gerombolan Si Berat dalam komik Donald Bebek adalah komplotan penjahat bertopeng yang selalu mengincar harta kekayaan Gober Bebek. Tapi walaupun mereka sudah berusaha mati-matian nasib mereka selalu sial. Bukannya berhasil merampok Gober Bebek mereka malah selalu tertangkap dan mengalami nasib celaka. Bwa ha ha ha. Inilah yang dialami oleh Gerombolan Si Gondrong. Walaupun mereka mati-matian berusaha membuktikan bahwa Hai-hai sesat akan tetapi mereka malah berulang kali mempertontonkan kebodohan dan kebiadaban tingkah laku mereka.
Mari kita ulas anggota gerombolan ini satu demi satu:
- Gondrong. Perilaku Si Gondrong ini entah kenapa mengingatkan saya
akan lagu anak-anak di Jawa:
Gundul gundul pacul gembelengan.
Nyunggi nyunggi wakul gembelengan.
Wakul ngglimpang segane dadi selatar.
Kita tinggal mengganti kata gundul dengan gondrong maka lagunya akan menjadi:
Gondrong gondrong pacul gembelengan.
Nyunggi nyunggi wakul gembelengan.
Wakul ngglimpang segane dadi selatar.
Gundul pacul itu artinya anak kecil. Anak kecil itu gembelengan alias sembrono, sombong, tidak tahu diri dan tidak bertanggung jawab. Ini bisa dimaklumi. Sayangnya Si Gondrong ini walaupun mengaku sebagai guru matematika SMP dan SMA akan tetapi perilakunya masih gembelengan juga. Bwa ha ha ha.
Si Gondrong mengaku sebagai penganut teologia reformed. Ini sungguh tanggung jawab yang besar. Saya sendiri nggak berani mengaku sebagai penganut teologia tertentu. Sayangnya perilaku si Gondrong ini gembelengan. Nyunggi wakul artinya memikul bakul nasi artinya memikul tanggung jawab. Eh tapinya walau memikul tanggung jawab sebagai guru dan penganut teologia reformed akan tetapi perilaku gondrong tetap gembelengan. Perilakunya tidak menunjukkan sikap dari seseorang yang hati-hati, rendah hati, tahu sopan santun dan tahu tanggung jawab. Ck ck ck. Parah. Parah.
Wakul ngglimpang segane dadi selatar. Bakul nasinya tergelimpang dan nasinya tersebar di pelataran. Karena perilaku yang jumawa dan super sombong malah akhirnya menyebabkan hal yang baik menjadi di cerca orang. Perilaku Gondrong mengingatkan saya akan Firman yang berkata, "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."
- Amara. Nah si Amara ini juga pribadi yang sangat unik yang senang
pentang bacot sembarangan. Kadang-kadang dia mengatakan hal amat sangat
tidak logis sehingga lucu sekali.
Amara ini senang berkata dia tidak pandai menulis? Terus kenapa? Kalau nggak bisa menulis bukankah sebaiknya diam saja. Eh ini malah senangnya komentar. Lucu kan? Inilah yang namanya mempermalukan diri sendiri. Kalau memang tidak pandai menulis bukankah jalur yang benar adalah belajar sehingga akhirnya pandai menulis. Jalur lain yang benar adalah ya jangan menulis. Sebagai contoh saya ini tidak bisa masak bisanya cuma makan. Ya saya tidak masak saya cuma makan saja. Bwa ha ha ha.
Amara ini senang juga bilang bahwa pendeta-pendeta yang agung dan mulia dan terhormat macam Budi Asali tidak punya waktu untuk menulis untuk menanggapi tulisan Hai-hai. Karena itulah Budi Asali tidak menanggapi tulisan-tulisan Hai-hai yang membuka kesalahan ajaran Budi Asali. Bwa ha ha ha. Ini juga suatu banyolan konyol yang amat sangat lucu. Kalau kita lihat web sitenya di http://www.golgothaministry.org/ maka Budi Asali ini tulisannya sudah sejibun. Masak meluangkan waktu untuk menulis bisa tapi menanggapi tulisan Hai-hai tidak ada waktu. Ini kan logika sampah bau tahi kucing.
Saya sudah ketemu amara muka dengan muka. Kesan saya dia ini pribadi yang senang memaksakan kehendak. Tipe pribadi yang amat sangat memuakkan bagi saya.
- Pniel. Nah pribadi ini kalau dalam roman Sam Kok adalah tokoh
Cao-cao. Cao-cao adalah orang yang tega membunuh keluarga paman
angkatnya cuma karena dia curiga pamannya mau membunuh dia. Pada saat
dia jadi buronan sesudah kalah perang Cao-cao menginap di rumah
pamannya. Lalu dia mendengar pelayan pamannya berkata "Kita ikat dulu
sebelum dibunuh". Setelah mendengar perkataan ini Cao-cao mencabut
golok dan membunuh seluruh orang di rumah tersebut. Setelah membunuh
semua orang di rumah tersebut Cao-cao menemukan babi yang diikat. Jadi
yang mau dibunuh pelayan pamannya adalah babi dan bukan Cao-cao.
Cao-cao ini terkenal dengan perkataannya, "Aku lebih memilih
menghianati dunia daripada dunia yang menghianatiku." Parah kan?
Paranoid habis itulah Cao-cao dan Pniel. Semua orang yang menentang
Pniel langsung dia anggap sebagai kelompok komplotan Hai-hai. Woi sadar
woi dunia ini isinya bukan cuma kelompok Pniel dan Hai-hai. Aduh
benar-benar dogolnya kelewatan.
Pniel ini dahulunya pernah ingin berguru kepada Hai-hai tapi entah kenapa setelah Hai-hai menyinggung gurunya yang lain yaitu Budi Asali maka Pniel ini berkhianat dan malah menjadi musuh Hai-hai. Bwa ha ha ha. Dasar Cao-cao. Bertobatlah Pniel kamu itu sudah kalap. Matamu sudah dibutakan oleh kebencian.
- Adrina. Nah ini adalah mahluk super sewot. Jadi emosinya dalam
kondisi tersinggung terus menerus. Hai-hai menganalisa si Adrina ini
lagi bolak-balik ke luar negeri berobat. Berhubung Hai-hai memang
berjiwa mulia maka dia malah mendoakan supaya Adrina sembuh. Nah kalau
saya sendiri sih nggak peduli dia lagi sakit atau kagak. Tapi bisa jadi
si Adrina ini memang sakit alias sakit jiwa. Tiap kali diajak diskusi
baik-baik dia malah nyolot. Ck ck ck. Adrina ini juga penganut
Armianisme karena dia mensyaratkan bahwa untuk selamat orang musti
percaya sungguh-sungguh. Dengan kata lain orang selamat tergantung
kesungguhan percayanya. Bwa ha ha ha. Ajaran macam apa ini? Seseorang
itu selamat karena diselamatkan Tuhan Yesus. Kalau Tuhan Yesus mau
menyelamatkan seseorang maka biar orang itu mau jungkir balik bagaimana
juga maka dia akan tetap selamat. Kagak percaya? Coba baca baik-baik
dan pelajari kisah hidup rasul Paulus. Apa rasul Paulus bisa kagak
percaya sesudah dia ditemui oleh Tuhan Yesus?
Posted by Samuel Franklyn [General] ( December 15, 2009 03:56 PM ) Permalink
Mengganti Toplink Essentials dengan EclipseLink
EclipseLink adalah versi full dari TopLink yang disumbangkan oleh Oracle ke yayasan Eclipse. Kemampuan penuh EclipseLink bisa dibaca di http://www.eclipse.org/eclipselink/
Sedangkan TopLink Essentials adalah subset dari TopLink yang disumbangkan oleh Oracle sebagai reference implementation dari JPA. Kenapa di kasih embel-embel Essentials? Ternyata ini karena kemampuan penuh TopLink tidak ada di TopLink Essentials. Hanya kemampuan untuk implementasi JPA saja yang ada dalam TopLink Essentials.
Pada Java EE 6 dan GlassFish 3 maka EclipseLink akan menjadi reference implementation dari JPA.
Tapi kita tidak perlu menunggu Java EE 6 atau GlassFish 3 untuk bisa menggunakan EclipseLink karena EclipseLink sepenuhnya compatible dengan TopLink Essentials. Kita bisa mengganti Toplink Essentials dengan EclipseLink. Bagaimana caranya?
- Download dan unzip EclipseLink dari
http://www.eclipse.org/eclipselink/downloads/ - Tambahkan 1 baris di file persistence.xml anda.
<provider>org.eclipse.persistence.jpa.PersistenceProvider</provider>
Tambahkan baris diatas dibawah element persistence unit. - Tambahkan jar eclipselink.jar yang ada dalam direktori jlib dari instalasi EclipseLink ke dalam kumpulan library yang dipakai aplikasi anda.
Selamat menikmati dan belajar feature-feature canggih EclipseLink.
Posted by Samuel Franklyn [Java] ( November 14, 2008 04:17 PM ) Permalink
JSF Chart Creator adalah komponen bagus
Baru-baru ini saya membutuhkan komponen charting JSF untuk menampilkan angka-angka dari aplikasi saya. Setelah mencari sebentar di Google saya menemukan JSF Chart Creator.
Dengan mengadaptasi contoh-contoh dari aplikasi contiohnya saya berhasil menggunakan komponen ini dalam waktu yang sangat singkat. Ini adalah komponen bagus. Sangat saya rekomendasikan. Satu-satunya kekurangan dari komponen ini adalah file download nya tidak berisi dokumentasi tag dan Java. Tetapi contoh-contohnya cukup bagus untuk bisa mulai menggunakan komponen ini.
Posted by Samuel Franklyn [Java] ( November 05, 2008 02:52 PM ) Permalink
Migrasi DI dari Spring ke Managed Bean JSF
Berhubung libur panjang akhirnya jadi iseng. Karena iseng akhirnya saya melakukan migrasi DI (Dependency Injection) sebuah aplikasi kecil saya dari Spring ke Managed Bean JSF. Hal ini saya lakukan karena Spring akhir-akhir ini merubah kebijaksanaan perbaikan bugsnya. Karena hal ini saya jadi ingin tahu apakah migrasi dari Spring itu layak dilakukan? Berapa besar usaha yang diperlukan untuk migrasi? Apakah feature DI dalam JSF dan EJB 3 sudah bisa menggantikan feature DI Spring?
Pada saat ini Java EE 6 sebenarnya sudah memiliki 2 jenis feature DI yaitu Managed Bean dari JSF dan EJB 3 Annotation. Aplikasi kecil saya memanfaatkan feature DI dan Declarative Transaction Spring. Karena keterbatasan waktu maka saya cuma migrasi feature DI Spring ke Managed Bean JSF sedangkan feature Declarative Transaction Spring yang harus di migrasi ke EJB 3 belum saya lakukan. Sesudah migrasi maka aplikasi pindah dari declarative transaction ke programmatic transaction.
Pengalaman apa yang didapat dari migrasi ini?
- Feature DI dari Managed Bean JSF masih terlalu terbatas. Sebagai contoh Spring bisa menciptakan obyek bean lewat factory sedangkan JSF tidak bisa.
- Scope dari Managed Bean JSF juga tidak flexibel. Dalam Spring sebuah bean bisa di inject ke bean lain walaupun berbeda scope (singleton, request, session) secara leluasa. Dalam Managed Bean JSF sebuah bean cuma bisa di inject ke bean yang scopenya lebih pendek umurnya. Bean dengan scope application bisa diinject ke bean dengan scope session akan tetapi sebaliknya tidak bisa.
- Managed Bean JSF cuma bisa melakukan setter injection sedangkan constructor injection tidak bisa. Spring bisa melakukan baik setter injection maupun constructor injection.
- Semua isu diatas bisa di solve kalau kita bersedia menerima keterbatasan DI dari Managed Bean JSF dan melakukan sedikit coding tambahan.
Jadi apa kesimpulannya? Migrasi dari Spring itu effortnya tidak besar akan tetapi kalau kita migrasi maka kita akan kehilangan banyak feature bermanfaat. Pada saat ini feature DI dari JSF dan EJB 3 (Java EE 5) belum bisa menggantikan feature Spring 100% akan tetapi kalau dibilang bisa menggantikan 80% memang benar.
Kalau di Java EE 6 feature DI dari JSF dan EJB 3 ditingkatkan hingga setara dengan feature DI dari Spring saat ini maka Spring bisa modar dengan sukses. Buat mereka yang kebutuhannya sederhana maka feature DI dan Declarative Transaction dari JSF dan EJB 3 saat ini sudah cukup memadai.
Posted by Samuel Franklyn [Java] ( October 06, 2008 12:36 PM ) Permalink
Easter Egg baru Mozilla 3
Sudah download dan coba Mozilla FireFox 3 belum? Easter Egg FF3 sekarang sudah diperbarui. Sekarang kalau kita ketik about:mozilla di location bar maka akan muncul tulisan:
Mammon slept. And the beast reborn spread over the earth and its numbers grew legion. And they proclaimed the times and sacrificed crops unto the fire, with the cunning of foxes. And they built a new world in their own image as promised by the sacred words, and spoke of the beast with their children. Mammon awoke, and lo! it was naught but a follower.
from The Book of Mozilla, 11:9 (10th Edition)
Ada yang mau memberikan interpretasi? He he he.
Interpretasi saya:
Mamon slept.
=
Microsoft tidak mengupdate browsernya.
And the beast reborn spread over the earth
and its numbers grew legion.
=
FF ditulis ulang dan menyebar dan makin
banyak pemakainya.
And they proclaimed the times
and sacrificed crops unto the fire,
with the cunning of foxes.
=
FF membuat roadmap dan release pada
waktunya lewat pengorbanan para
developernya.
And they built a new world in their
own image as promised by the sacred words,
and spoke of the beast with their children.
=
Pemakai FF membangun web sesuai dengan
standard dan mengajar para pengembang web
untuk membuat web sesuai standard.
Mammon awoke, and lo! it was naught
but a follower.
=
Microsoft tersadar dan mengupdate browsernya
tapi sekarang MS menjadi pengikut dan bukan
pemimpin.
Posted by Samuel Franklyn [General] ( June 20, 2008 05:40 AM ) Permalink
Hal bagus untuk dilakukan setelah instalasi NetBeans 6
- Pilih Tools lalu Templates dari menu NetBeans.
- Scroll kebawah lalu expand User Configuration Properties.
- Pilih User.properties.
- Klik tombol Open in Editor.
- Ubah nilai awal
- Pilih Tools lalu Templates dari menu NetBeans.
- Expand Licenses.
- Pilih Default License.
- Klik tombol Open in Editor.
- Ubah nilai awal. Saya ubah nilai awalnya jadi
<#if licenseFirst??> ${licenseFirst} </#if> ${licensePrefix}${nameAndExt} ${licensePrefix} ${licensePrefix}Created on ${date}, ${time} <#if licenseLast??> ${licenseLast} </#if>
Posted by Samuel Franklyn [Java] ( February 21, 2008 10:03 AM ) Permalink
Soeharto Modar
Hore. Akhirnya Soeharto modar juga.
Selamat menikmati neraka Soeharto. Kiranya dosa-dosamu diingat orang dan bukan cuma jasamu dan semoga tidak ada lagi orang Indonesia yang mengikuti teladanmu. Selamat modar Bapak Kemiskinan dan Kebodohan Indonesia.
Posted by Samuel Franklyn [General] ( January 28, 2008 10:45 AM ) Permalink
Aplikasi Web Java
Saya terinspirasi oleh sebuah buku untuk bikin proyek-proyek pribadi jangka panjang Mungkin juga proyek seumur hidup :-)
Nah saya punya pemikiran bikin buku mengenai pembuatan aplikasi Web dengan Java.
Nah saya sudah bikin sedikit outline dari buku ini. Mohon tanggapannya dari rekan-rekan sekalian.
Saya berniat bikin bukunya dalam bentuk situs web. Nanti kalau sudah jadi 30-40% akan saya taruh di suatu situs web.
Aplikasi Web Java
Oleh Samuel Franklyn
- Tujuan
- Pendahuluan
- World Wide Web
- HTML dan CSS
- JavaScript dan DOM
- DNS
- HTTP
- Web Server
- Web Browser
- Aplikasi Web
- Common Gateway Interface (CGI)
- Modul Server
- Fast CGI
- Application Server
- Aplikasi Web Java
- Software yang Digunakan
- Java Standard Edition 6
- NetBeans 6
- GlassFish 2.1
- iBatis 2
- Spring Framework 2.5
- Facelets 1.1
- RichFaces 3.1
- Java
- Bahasa Pemrograman
- Virtual Machine
- Application Programming Interface
- Bahasa Pemrograman Java
- Variabel
- Operator
- Pernyataan, Ekspresi dan Blok
- Pernyataan Pengendali Aliran
- Kelas dan Obyek
- Interface dan Inheritance
- Angka dan String
- Generic
- Package
- Servlet
- Servlet
- Filter
- Web Application Listener
- Java Server Pages (JSP)
- Java Server Pages (JSP)
- Java Standard Tag Library (JSTL)
- Pemakaian Relational Database Management System (RDBMS)
- Standard Query Language (SQL)
- Java Database Connectivity (JDBC)
- iBatis Data Mapper
- Pemakaian Spring Framework
- Dependency Injection
- Data Acces Object (DAO)
- Declarative Transaction
- Framework Aplikasi Web
- Spring MVC
- JavaServer Faces (JSF)
Posted by Samuel Franklyn [Java] ( January 09, 2008 01:00 PM ) Permalink
Jamu 07.12
Jamu 07.12 kali ini lokasinya pindah ke ruangan disamping Steak "Obonk" di jalan Gedung Hijau Raya di Pondok Indah.
Saya sampai sekitar jam 10:20. Sudah ada cukup banyak yang hadir (Sekitar 7-8 orang). Ada yang baru hadir pertama kali dan ada yang sudah hadir di Jamu sebelumnya.
Ruangan meeting Jamu kali ini disediakan oleh Dhiku. Thanks to Dhiku.
Thomas hadir sekitar jam 10:30. Sayangnya Thomas membawa kabar buruk: Joshua nggak bisa datang karena ada urusan kantor dan proyektor InFocus tidak tersedia. Jadi Jamu kali ini berlangsung tanpa presentasi komputer dari pembicara.
Seperti biasa Jamu dimulai dengan perkenalan dari masing-masing peserta yang hadir. Terus Thomas membahas usulan Code Camp JUG Indonesia. Tapi penjelasan apa yang dibahas saya serahkan ke Thomas untuk menjelaskan.
Terus Ifnu mulai presentasi mengenai NetBeans 6. Kelebihan dan kekurangan NetBeans 6. Pada intinya kelebihan utama NetBeans 6 adalah perbaikan luar biasa dari code editor NetBeans 6 sehingga sudah mendekati kecanggihan code editor Eclipse. Kelemahan utama NetBeans 6 adalah jauh lebih lambat pada waktu start-up dan pemakaian memori yang lebih banyak dibandingkan NetBeans 5.5. Ifnu menjelaskan juga pengalamannya menggunakan NetBeans Platform untuk membangun aplikasi untuk skripsinya. Terus Thomas bertindak sebagai pendukung Eclipse dan tanya Ifnu apa editor NetBeans 6 sudah mendukung fitur ini dan fitur itu. Dari hasil tanya jawab saya sampai pada kesimpulan NetBeans 6 sudah mendukung 85% fitur editor Eclipse. Walaupun masih ada fitur advanced Eclipse yang nggak bisa dilakukan NetBeans 6. Berikutnya sesi tanya jawab. Selanjutnya foto-foto dan acara Jamu selesai.
Posted by Samuel Franklyn [Java] ( December 18, 2007 10:33 AM ) Permalink

